Solsel- Kejaksaan Negeri Solok Selatan, Sumatera Barat menggencarkan penyuluhan hukum ke sekolah sebagai upaya pencegahan tindak pidana di kalangan remaja.

"Penyuluhan terhadap pelajar ini untuk memperkenalkan hukum terhadap siswa sejak dini, dengan harapan kasus tindak pidana melibatkan anak di bawah umur turun," kata Kepala Kejaksaan Negeri Solok Selatan, M Rohmadi di Padang Aro, Selasa.

Kejaksaan katanya, bukan hanya bekerja untuk penuntutan, tetapi juga ada upaya preventif atau pencegahan tindak pidana.

Kejaksaan masuk sekolah merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanakan demi mendidik generasi bangsa.

Sejak 2017 sudah ada penyuluhan dan kejaksaan masuk sekolah yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya.

Pada 2018 kejaksaan sudah melaksanakan penyuluhan hukum ke sekolah empat kali dan terakhir pada Selasa (10/7).

"Penyuluhan hukum diharapkan bisa menekan angka kriminalitas di Solok Selatan, terutama kasus narkoba dan kenakalan remaja," ujarnya.

Dia menambahkan, sepanjang 2018 pihaknya sudah menerima Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari kepolisian dimana 26 sudah dilimpahkan ke pengadilan.

"Kami sudah mengeksekusi 29 SPDP dari Kepolisian pada 2018, termasuk yang dimulai sejak 2017," ujarnya.

Selain itu saat ini pihak Kejaksaan juga masih menyidangkan tiga kasus korupsi pada APBD kabupaten itu, dan sudah memasuki tahap upaya hukum Banding dan Kasasi. (*)

Sumber Antara Sumbar
 
Top