Solok Selatan, mediaterobos.com- Pemilihan umum 2019 semakin dekat. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan akan menambah jumlah TPS di daerahnya. Pasalnya jumlah pemilih di SOlok Selatan juga bertambah.

"Setiap TPS maksimal berisikan 300 pemilih apabila berlebih otomatis dibuang oleh sistem dan ketika dicek di Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) saat jumlahnya mencapai 293 pemilih, warnanya sudah kuning atau minta dibagi", kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan Nila Puspita, di Padang Aro, Selasa.

Dia menjelaskan, jumlah data dalam Sidalih dibatasi pada angka 290-an untuk mengatisipasi pemilih pindahan, pakai KTP atau pemilih pemula.

Artinya jelasnya, apabila ada pemilih yang tidak terdata dan menggunakan hak suaranya dengan KTP elektronik atau ada yang pindah dan pemilih pemula jumlah di TPS tidak berlebih dari 300 orang.

Dia mengatakan, Daftar Pemilih Sementara (DPS) Solok Selatan setelah coklit sebanyak 117.782 orang dan jumlah ini berkurang dibanding data yang diturunkan sebelum coklit yang mencapai 122.435 pemilih.

Untuk yang belum KTP elektronik pihaknya menyarankan pemilih agar segera mengurus KTP elektronik kalau tidak ada blanko minimal mendapat surat keterangan domisili atau sudah rekam KTP dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dia menyebutkan, DPS hasil coklit sudah di umumkan oleh KPU dengan cara menempel di kantor Wali Nagari dan tempat umum yang mudah dijangkau.

"Masyarakat tolong cermati nama pemilih yang ditempel di nagari kalau tidak ada namanya atau tetangganya terdaftar segera melaporkan ke PPS," katanya.

 
Top