Solok Selatan, mediatrobos.com- Pengembangan bawang putih yang rencananya akan dilakukan di Solok Selatan sedang menunggu keputusan Pemkab Solok Selatan.  Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Akan mendata para petani yang berminat untuk menanam bawang putih itu.

"Kami diinformasikan oleh pihak provinsi akan ada bantuan pengembangan bawang putih untuk Solok Selatan seluas 20 hektare, dan sebelum dana turun kami menyebarkannya melalui media sosial dan minat masyarakat cukup tinggi sehingga penyuluh diminta mendatanya," kata Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian setempat, Risa Herfina di Padang Aro, Senin. 25/6

Untuk saat ini katanya, pihaknya masih menunggu Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) karena belum ditandatangani oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Pendataan terhadap masyarakat sangat perlu supaya pemerintah dapat mengetahui tingkat kesungguhan petani dalam mengelola bawang putih nantinya. Sebab kekhawatiran juga muncul, jika seandainya masyarakat tidak berminat mengelola bawang putih. tentu ini menjadi masalah kita bersama. Maka sebelum dibagikan perlu di data terlebih dahulu.

"Kami khawatir tidak ada masyarakat yang berminat menanam bawang putih, karena baru pertama kali sehingga disebarkan dulu lewat media sosial agar bantuan tersebut bermanfaat dan anggarannya tidak kembali ke pusat," ujarnya.

Tanggapan masyarakat setelah disebar lewat media sosial cukup tinggi dan banyak yang bertanya bagaimana mendapatkannya baik melalui pesan singkat maupun langsung datang ke kantor.

Dia menyebutkan, untuk wilayah Solok Selatan ada tiga Kecamatan yang cocok dikembangkan bawang putih.

Tiga Kecamatan tersebut yaitu Sangir, Pauah Duo dan Koto Parik Gadang Diateh karena suhunya dinilai cocok.
 
Top