Solok Selatan, Mediaterobos.com- Repeater Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) ikut serta dalam memantau aktivitas pendakian di gunung Kerinci. Pendakian yang naik melalui jalur Solok selatan akan dipantau secara maksimal agar para pendaki tidak tersesat.

"Dukungan RAPI ditujukan untuk membantu wisatawan yang melakukan pendakian Gunung Kerinci agar mereka terus keberadaan terus terpantau, dan jika ada yang sakit atau mendapat musibah bisa cepat kita antisipasi dan kirim bantuan," kata pegiat wisata Sumbar Yulnofrins Napilus di Padang Aro, Sabtu.

Setiap aktivitas pendaki akan dimonitoring sehingga jika terjadi bencana atau kecelakaan pemerintah dan masyarakat dapat berkordinasi dengan baik sehingga bantuan bisa segera dikirimkan.

Saat ini RAPI hanya digunakan untuk memantau aktivitas pendakian namun tidak tertutup kemungkinan jika akan digunakan untuk memantau kegiatan wisata lain seperti hot waterboom hingga goa batu kapal.

Jika repeater di jalur ini berjalan baik maka pendaki, pemandu, sekber Pecinta Alam, Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Pemda dan para pegiat bisa berkoordinasi dengan baik.

Sekaligus bisa memonitor perjalanan para pendaki, dan dengan adanya radio ini, akan membuat mereka lebih nyaman dalam melakukan pendakian.

"Semoga jalur pendakian Gunung Kerinci lewat Solok Selatan menjadi aman, karena didukung dengan komunikasi radio," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Sumbar, Yunaidi mengatakan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) membatasi pendakian Gunung Kerinci jalur Solok Selatan, sebanyak 50 orang perhari pada kondisi normal, dan wajib memberitahukan tiga hari menjelang pendakian.

"Pemberitahuan ini penting supaya tidak terkendala pengurusan surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi),"kata dia.
 
Top