Padangpariaman, mediaterobos.com- Pupuk Organik menjadi ALternatif bagi petani yang takut menggunakan pupuk berbahan kimia. Pupuk berbahan kimia selain merusak tekstur tanah dan lingkungan juga dapat mengganggu kesehatan. Untuk mengurangi pemakaian pupuk berbahan kimia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat memfokuskan penggunaan pupuk organik untuk sejumlah komoditas pertanian di daerah itu.

"Untuk mencapai hal tersebut kita sudah memiliki sejumlah unit pengolahan pupuk organik," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman, Yurisman Yakub di Parit Malintang, Selasa.

Fokus penggunaan pupuk organik tersebut karena pupuk kimia yang digunakan selama ini dapat merusak kandungan tanah.

Ia mengatakan dengan adanya penggunaan pupuk organik atau pupuk kandang tersebut maka tidak akan merusak kandungan tanah karena pupuk itu juga berasal dari alam.

"Jadi dari alam kembali ke alam," ujarnya.

Ia mengatakan meskipun ketersediaan pupuk organik lambat daripada pupuk kimia namun kandungan pupuk kandang tersebut dapat bertahan lama di tanah dari pada pupuk kimia.

Ia menyebutkan hingga saat ini sudah ada 20 unit pengolahan pupuk organik di Padang Pariaman yang dapat menghasilkan sekitar 1 ton pupuk per minggu.

Unit pengolahan tersebut dikelola oleh kelompok tani yang hasilnya tidak saja digunakan untuk pertaniannya namun juga dijual ke petani lainnya.

Adapun kelompok pertanian tersebut yaitu di antaranya berada di Kecamatan Nan Sabaris, Batang Anai, 2x11 Kayu Tanam, Sungai Geringging, dan Sungai Limau.

"Itu kelompok yang kita bantu sedangkan yang membuat sendiri tanpa bantuan pemerintah banyak," ujar dia.
 
Top