Solok Selatan, Mediaterobos.com- Seorang warga Solok Selatan, Sumatera Barat, Anto Leser yang ingin balimauhanyut terbawa air bah Batang Belangir yang datang mendadak pada Rabu pukul 15.00 Wib.

"Kami bersama pihak kepolisian dan TNI masih melakukan pencarian korban di sepanjang aliran Batang Sangir," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Solok Selatan Sumardianto, di Padang Aro.

Dia mengatakan, pihaknya sudah menyediakan tiga unit perahu karet guna melakukan pencarian.

Perahu karet saat ini masih disiagakan di pinggir sungai Batang Sangir, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, sebab air masih deras dan keruh sehingga menyulitkan petugas.

"Kami menyebar petugas di sepanjang aliran sungai Batang Sangir guna mengamati korban yang terbawa arus sungai," ujarnya.

Air Batang Belangir meluap karena hujan lebat di bagian hulu dan saat itu Anton di tengah sungai karena ingin menyeberang.

Sebetulnya ada lima orang yang menyeberang dan empat lagi sudah sampai kepulau kecil sedangkan korban masih ditengah sungai.

Saat korban berada ditengah sungai air bah datang tiba-tiba sehingga korban terbawa arus dan sampai saat ini masih dicari.

Sedangkan empat orang yang terjebak dipulau sudah dievakuasi petugas dan sekarang fokus pencarian korban hanyaut.

Kepala Bagian Operasi Polres Solok Selatan Kompol Benu Alam mengatakan, pihaknya sudah menghentikan prosesi "balimau" di sepanjang Sungai Batang Sangir.

"Kami sudah memberitahukan masyarakat hingga ke Abai Kecamatan Sangir Batang Hari yang dilalui Batang Sangir untuk menghentikan prosesi balimau karena ada air bah dari Batang Belangir," ujarnya.

Disepanjang aliran Batang Sangir saat ini dipadati masyarakat yang penasaran melihat mayat korban hanyut.
 
Top