Solok Selatan, mediaterobos.com- Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Pemut Aryo Wibowo mengapresiasi kinerja Pemerintah Solok Selatan yang mampu mempertahankan raihan prestasi opini WTP.

Ia menjelaskan, opini yang disampaikan BPK termasuk WTP berasal dari kriteria-kriteria penilaian untuk Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan bagi LKPD.

Lalu didasarkan pada hasil penilaian Efektifitas Sistem Pengendalian Internal, Adanya Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) serta pengungkapan yang cukup.

"Prestasi ini kami harap menjadi momentum untuk lebih baik lagi agar terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan di setiap daerah di Sumbar, sehingga menjadi kebanggaan bagi kita semua," ujarnya.

Opini yang disampaikan BPK itu jelas Pemut Aryo merupakan Pernyataan profesional "kewajaran" terhadap laporan keuangan, bukan "jaminan" tidak adanya penyimpangan (fraud) yang ditemui atau kemungkinan penyimpanan lain di kemudian hari.
Bupati Solsel, H. Muzni Zakaria, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu Pemkab setempat meraih prestasi terbaiknya dalam hal Laporan Keuangan tahun 2017.

Pencapaian itu kata Bupati, merupakan hasil kerja optimal termasuk di dalamnya berkah bulan suci yaitu bulan Ramadhan.

"Atas nama Kepala daerah, Bupati-Wabup, kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama OPD-OPD yang telah bekerjasama dengan optimal siang malam, sehingga diganjar kembali dengan raihan WTP. Ini merupakan berkah bulan Ramadhan," katanya.

Menurut dia, opini WTP yang diraih itu bukan berarti apa yang telah dilaporkan dinilai sempurna oleh BPK tetapi masih ada beberapa catatan yang perlu dibenahi lagi.

"Ke depan upaya peyempurnaan itu menjadi fokus kita disamping mempertahankan opini WTP sendiri. Kita tidak boleh berpuas diri dan jumawa atas apa yang sudah diraih ini, namun lebih kepada pelecut untuk berbuat lebih baik lagi," ujarnya.
 
Top