Solok Selatan, Mediaterobos.com- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat berharap para ahli atau "tukang tuo" yang paham dengan pengerjaan Rumah Gadang di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Nagari Koto Baru, agar memberikan masukan teknis kepada pemerintah terkait restorasi yang akan dilaksanakan.

"Banyak hal teknis yang harus diperhatikan dalam membangun rumah gadang seperti boleh atau tidak menggunakan paku sebab rumah gadang biasanya menggunakan pasak serta kayu yang akan dipakai, atap bisa atau tidak dengan ijuk dan itu butuh masukan dari ahlinya atau para tukang tuo," kata Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria di Padang Aro, Kamis.

Dia mengatakan, proses tender restorasi rumah gadang harus diulang karena belum memenuhi persyaratan jumlah minimal peserta.

Jika masih saja belum memenuhi syarat peserta untuk kedua kalinya katanya, kemungkinan pemerintah akan melakukan penunjukan langsung rekanan yang merestorasi rumah adat Minangkabau yang berada di Kawasan Saribu Rumah Gadang.

"Insya Allah proyek senilai Rp110 miliar di Kawasan Saribu Rumah Gadang tetap ada," ujarnya.

Terkait kedatangan presiden katanya, hanya tertunda dan itu semua ada hikmah dibaliknya termasuk persiapan penyambutan yang bisa dibuat lebih baik lagi.

"Pada intinya kita sabar dan tetap bersiap kapanpun pak presiden ke Solok Selatan," katanya.

Ia menyebutkan, Presiden Joko Widodo sendiri saat penandatanganan prasasti restorasi rumah gadang pada puncak HPN mengatakan akan ke Solok Selatan.

"Presiden menyampaikan langsung kepada saya kalau ia akan berkunjung ke Solok Selatan akhir tahun," kata Muzni.

Sebelumnya Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sri Hartoyo menyebutkan rencana melaksanakan tender ulang untuk restorasi "rumah gadang" di Kabupaten Solok Selatan, karena pada penawaran tender sebelumnya pesertanya kurang dari tiga.

"Soal tender, bukan dibatalkan tapi yang memenuhi syarat kurang dari tiga. Jadi akan diulang dan dilakukan secepatnya," ujarnya ketika meninjau rumah gadang yang akan dipugar di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (1/5).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melakukan revitalisasi total kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, salah satunya melakukan restorasi rumah adat Minangkabau, Rumah Gadang.

Sri Hartoyo menyebutkan salah satu syarat yang belum dipenuhi oleh peserta tender terkait kesiapan desain. "Desain harus kami pastikan bahwa sesuai dengan kaidah-kaidah sosial budaya," ujarnya.

Karena dalam menangani cagar budaya harus seksama agar tidak merusak kondisi sosial budaya, pasalnya tujuan utama restorasi adalah melestarikan budaya masyarakat Minangkabau. Antaranews.com
 
Top