Padang Pariaman, Terobos- Rabu 16 Mei 2018 merupakan 1 Ramadhan bagi muslim di Indonesia. Kegiatan Tarawih pertama akan digelar pada rabu malam. Namun tidak halnya dengan Jamaah Tarikat Satariyah di kabupaten Padang Pariaman. Mereka akan berpuasa pada Jumat 18/5

Menurut salah satu ulama, Ali Imran mereka memutuskan bahwa mereka akan berpuasa pada hari jumat. Sebab berdasarkan hasil pantauan Hilal, hilal telah tampak pada Kamis sehingga mereka memutuskan berpuasa pada hari Jumat.

"Penetapan tersebut berdasarkan hasil `maniliak` atau melihat bulan atau memantau hilal. Dan hasilnya hilal telah tampak," kata tuangku (ustad) Kadi Ulakan, Ali Imran di Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Kamis.

Jamaah  tarikat Satariyah dalam menentukan hilal berpatokan pada penghitungan hisab takwim khamsiah yaitu diambil dari huruf tahun dan dijumlahkan dengan huruf bulan. Berdasarkan penghitungan tersebut maka bulan Ramadhan 1439 hijriah jatuh pada Jumat sehingga hari ini tarikat tersebut memantau hilal.

Ia mengatakan penghitungan tersebut didapatkan dari guru tarikat itu yaitu Syekh Burhanuddin yang merupakan tokoh penyebar agama Islam di Minangkabau. Selain di Kecamatan Ulakan Tapakis, sebutnya ada sejumlah lokasi lainnya yang menjadi tempat pemantauan hilal.

"Lokasi memantau hilal itu tersebar di sejumlah daerah di Sumbar," ujarnya.

Apabila jamaah yang di Ulakan Tapakis tidak melihat hilal maka jamaah lainnya yang berada di daerah yang tersebar tersebut yang melihat hilal akan melaporkan ke pusat pemantauan masuknya awal ramadhan itu.

"Dan kami akan melakukan sidang di Masjid Raya Syekh Burhanuddin. Namun karena hilal telah tampak maka tidak perlu lagi diselenggarakan sidang," ujarnya.

Pihaknya pun akan menyampaikan penetapan tersebut kepada jamaah lainnya melalui perwakilan daerah masing-masing yang datang ke Ulakan Tapakis. (Ms)


 
Top