Padang Pariaman, Terobos- Kepolisian Resort Kabupaten Padang Pariaman melakukan Operasi razia minuman keras. Operasi tersebut merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh kepolisian.

Dari operasi tersebut ditemukan 175 botol minuman keras (miras) berbagai merek, dan 127 liter tuak dari 12 pedagang minuman di daerah itu. Minuman keras itu disita dari berbagai lokasi yang berbeda. (26/4).

Ia mengatakan menyita minuman keras tidak hanya untuk menyambut bulan suci Ramadhan, namun juga menindaklanjuti kasus minuman keras yang menimbulkan korban di beberapa daerah di Indonesia. Agar tidak ada lagi yang menjadi korban.

"Dari operasi tersebut kita telah menetapkan 12 pedagang sebagai tersangka dan operasi ini akan terus berlanjut," ujarnya. Adapun lokasi disitanya minuman dan tuak tersebut yaitu di Kecamatan Lubuk Alung, Nan Sabaris, 2x11 Enam Lingkung, Batang Anai, dan VII Koto Sungai Sarik.

Karena 175 botol miras tersebut tidak diproduksi di daerah itu, maka pihaknya akan menyelidikinya sampai ke distributor dan tempat produksi. Selain itu kepolisian Resor Kabupaten Padang Pariaman mengimbau warga untuk tidak mengonsumsi minuman keras," kata dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengapresiasi apa yang dilakukan oleh kepolisian setempat karena dapat mewujudkan ketentraman dan kemananan di daerah itu.

"Dengan adanya penangkapan itu maka dapat membantu pemerintah setempat dalam mewujudkan Padang Pariaman yang religius," ujar dia.

Ia mengimbau warga di daerah itu untuk mendukung pemerintah setempat dalam mewujudkan visi misi Padang Pariaman yang religius tersebut. (Ms)
 
Top