Solok Selatan, mediaterobos.com- Sebanyak 51 unit rumah gadang dihibahkan oleh masyarakat Koto Baru  kepada pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk direvitalisasi. Revitalisasi rumah gadang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam memajukan pariwisata di Solok Selatan khususnya pariwisata seribu rumah gadang.

"Sampai sekarang sudah 51 surat hibah rumah gadang yang diterbitkan dan semuanya berada di dalam kawasan kampung adat terpopuler di Indonesia itu untuk direvitalisasi," kata Kepala Bidang Destinasi, Dinas Pariwisata dan Budaya Solok Selatan, Eko Espito di Padang Aro, Selasa.

Setelah restorasi rumah gadang selesai maka akan diterbitkan perbup untuk mengatur pengelolaannya. Sebab pengelolaan kawasan seribu rumah gadang nantinya akan melibatkan masyarakat dan pemuda. Pemerintah telah membentuk BUMNag yang akan mengelola rumah gadang tersebut

"Sudah dibentuk BUMNag yang di dalamnya terakomodasi kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pemuda dan ninik mamak," ujarnya.

Untuk meningkatkan pelayanan wisatawan pemerintah daerah sudah melatih pemandu wisata bagaimana cara mendampingi tamu yang datang.

Selain itu sekarang 17 orang pemandu wisata Solok Selatan juga sedang mengikuti kompetensi yang dilaksanakan Pemprov Sumbar di Bukitinggi.

"Nanti revitalisasi ini sekaligus merupakan prototipe untuk rumah gadang yang ada di Sumatera Barat khususnya juga di seluruh pelosok Tanah Air," kata Presiden dalam sambutannya saat Peringatan Hari Pers Nasional di Danau Cimpago, Padang pada 9 Februari 2018.

Pemerintah setempat sekarang juga sedang gencarnya mengembangkan pariwisata untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Sebagain besar destinasi wisata di Solok Selatan dikelola oleh masyarakat sekitar dan pariwisata unggulan Kabupaten itu adalah kawasan saribu rumah gadang, goa batu kapal dan jalur pendakian Gunung Kerinci.
 
Top