Padang Pariaman, Terobos- Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mendapat kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat untuk mendapatkan informasi terkait cara Padang Pariaman dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). 

Hal ini menjelaskan bahwa  Kabupaten Padang Pariaman menjadi Kabupaten yang diperhitungan dalam membuat kebijakan hingga bisa meningkatkan pendapatan Asli  daerah. Sebab Padang Pariaman menjadi Rujukan oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi.

"Apabila ada yang baik kita akan ambil dan kita terapkan di Sukabumi," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, M. Sodikin saat kunjungan kerja ke Padang Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan dipilihnya Padang Pariaman sebagai daerah kunjungan karena dari informasi yang diperoleh pihaknya kabupaten itu memiliki regulasi yang baik daripada daerah lain.

Tidak saja terkait PAD, lanjutnya namun juga terkait Bank Pengkreditan Rakyat yang sudah berbentuk Perusahaan Terbatas dan cara untuk menjaga ketahanan pangan. Selain untuk menggali langkah Padang Pariaman untuk peningkatan PAD dan mengatasi ketersediaan pangan, lanjutnya pihaknya juga berdiskusi tentang cara mengelola PAD, bank untuk pengkreditan usaha mikro kecil menengah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Jonpriadi mengatakan saat ini jumlah PAD di Padang Pariaman Rp117 miliar sedangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada 2018 mencapai Rp1,4 triliun.

"Untuk meningkatkan PAD, sekarang kami sedang mengembangkan Kawasan Terpadu Tarok dengan luas sekitar 697 hektare," kata dia.

Pihaknya juga memanfaatkan letak geografis daerah itu dengan Kota Padang sebagai ibu kota provinsi dengan membuka seluasnya investasi untuk membangun perumahan.

"Selain itu juga pemanfaatan lahan parkir di Bandara Internasional Minangkabau yang terletak di Padang Pariaman, ujar dia.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Padang Pariaman, Hanibal mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan e-PAD yaitu menjalin kerjasama dengan bank yang bisa menjangkau ke seluruh kecamatan sehingga masyarakat dapat dengan mudah membayar pajak.
 
Top