Solok Selatan, mediaterobos.com-
Sungai Pangkua sepanjang 500 meter akan dikeruk oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Solok Selatan. Sebab setiap musim hujan Sungai Pangkua sering melupa dan menyebabkan banjir

Sungai Pangkua diketahui sudah mengalami pendangkalan material mencapai duaribu kubik sehingga perlu dilakukan pengerukan. Hasil pengerukan sungai nanti akan dimanfaatkan untuk menimbun lahan Masjid di wilayah itu.

"Kami sudah selesai mengeruk sedimen di aliran Sungai Pangkua pada Selasa (17/4) yang mengalami pendangkalan dengan material mencapai dua ribu kubik," kata Kalaksa BPBD Solok Selatan, Editorial didampingi Kabid Logistik dan Kedaruratan, Herwin di Padang Aro, Rabu.

Kasi Rehabilitasi BPBD Solok Selatan mengerahkan satu unit eskavator dan satu wheel loader untuk membersihkan lumpur. Saat ini curah hujan di Solok Selatan masih tinggi dan pihak BPBD masih siaga dengan terus memantau perkembangan di lapangan.

Apabila terjadi bencana pihaknya dengan cepat bisa memberikan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak.

"Petugas tim reaksi cepat BPBD selalu siaga memantau situasi di lapangan pascabanjir dan hingga kini Solok Selatan masih diguyur hujan lebat dikhawatirkan akan terjadi bencana banjir susulan," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari (Dinsos PMD/N) Solok Selatan, Dicky Nanda Utama mengatakan akibat banjir sungai Pangkua terdapat empat unit rumah warga yang terdampak.

"Kami sudah menyalurkan bantuan logistik berupa dua selimut, dua matras dan paket sembako untuk masing-masing korban banjir," katanya.
 
Top