Padang Ara-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat segera membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) agar ada satu lembaga yang khusus mengawasi penyalahgunaan narkoba di daerah.

"Tahun ini akan kami bentuk struktur organisasinya dan pada 2019 baru di alokasikan anggarannya," kata Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, di Padang Aro, Kamis.

Menurutnya percuma pemerintah membangun kalau masyarakatnya terpengaruh penyalahgunaan narkotika.

Pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab pemerintah sehingga kehadiran BNNK sangat penting dalam melakukan pengawasannya.

BNNK juga akan terintegrasi dengan Forkopimda sehingga peredaran narkoba bisa terus ditekan sehingga generasi muda bisa lebih baik lagi tanpa narkoba.

"Kami siap berkoordinasi dan bersinergi dengan semua pihak apalagi Solok Selatan menuju daerah wisata," ujarnya.

Kapolres Solok Selatan AKBP M Nurdin mengatakan pihaknya sudah melakukan tindakan pencegahan preventif maupun penegakan hukum dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.

"Masalah penegakan hukum kami terkendala dengan dana operasional dan kalau ada BNNK kita bisa mintakan dananya kepusat karena salurannya ada," katanya.

Dia mengatakan, untuk melakukan penegakan hukum pihaknya harus ke Padang dan ke Medan cek labor itu membutuhkan biaya yang tinggi.

Bantuan dari masyarakat katanya, juga sangat dibutuhkan untuk memberitahukan segala bentuk tindak pidana kepada kepolisian.

"Kami tidak bisa berbuat tanpa kerjasama masyarakat untuk menginformasikan segala bentuk tindak pidana termasuk penyalahgunaan narkotika," katanya.


Sumer (Antaranews Sumbar) 
 
Top