Padang Pariaman, Terobos- Proyek di Padang Pariaman ditargetkan selesai April 2018. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak musim penghujan. Diperkirakan Mei 2018 Padang Pariaman akan mengalami Musim hujan sehingga mengganggu proses pengerjaan proyek.

"Selama ini pembangunan fisik selalu terganggu oleh musim penghujan yang biasa terjadi pada akhir tahun," kata Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni.
Ali Mukhni mengatakan pembangunan fisik yang terganggu dapat berdampak pada pengerjaan yang melewati batas waktu yang ditentukan, misalnya kontrak dalam masa kerja hingga 30 Desember 2017 dikerjakan sampai awal 2018. 

"Walaupun pengerjaan tersebut masih dapat dilakukan pada awal Januari 2018 karena adanya peraturan bupati, namun kita tidak ingin hal ini terjadi lagi," ujarnya. 

Bupati Padang Pariaman merencanakan pembangunan Proyek dimulai awal Januari 2018 sampai akhir April 2018 sehingga oktober dan Desember semua proyek sudah selesai dan dapat digunakan.

Untuk mencapai target tersebut, ia akan meningkatkan motivasi bagi seluruh kepala organisasi perangkat daerah dan mengangkat kepala definitif Dinas Pekerjaan Umum yang selama ini dipimpin oleh pelaksana tugas. 

Ia menyebutkan tahun ini pihaknya mengalokasikan 60 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk pembangunan fisik dan non-fisik sedangkan sisanya digunakan untuk gaji pegawai.(Ms)
 
Top