Solsel-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, berupaya setiap jorong memiliki lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada 2018 ini. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendidikan yang berkarakter mulai dari dini.

Bunda PAUD Kabupaten Solok Selatan, Suriati Muzni menyebutkan program satu jorong satu PAUD, perlu didorong pemerintah dan yang terpenting butuh perhatian yang serius dari pengelola lembaga PAUD itu sendiri.

"Dengan adanya satu jorong satu PAUD maka tidak ada alasan anak didik pada usia ini tidak mengenyam pendidikan di di Solsel. Ini mengharuskan juga, setiap pemangku kepentingan untuk dapat memberi motivasi terutama dalam mengembangkan mutu pendidikan PAUD di setiap lokasi," katanya.


Mencapai target, sambung Suriati, mesti diiringi dengan keberhasilan dari program yang dicanangkan tersebut. Dengan demikian, katanya, maka pembinaan oleh organisasi mitra PAUD seperti Himpaudi, Forum PAUD dan lainnya juga tak kalah penting digencarkan demi kemajuan organisasi dan lembaga PAUD yang ada di Solok Selatan.

"Dengan demikian tentunya upaya mendorong potensi dalam pembentukan generasi muda yang utuh, kuat dan bermartabat dapat tercapai. Artinya, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) seluruh tenaga pendidik PAUD, memberdayakan peran bunda PAUD kecamatan dalam gerakan nasional PAUD juga tak boleh ditinggalkan," pungkasnya.

Tak bisa dipungkiri, saat ini masih ada beberapa nagari di Solok Selatan yang memiliki jumlah PAUD yang masih minim. Program satu PAUD belum seutuhnya menyasar per satu jorong di wilayah setempat. Dari 272 Jorong yang ada baru tersebar 191 lembaga PAUD serta lembaga Mitra PAUD yang dimiliki Solok Selatan. (dky/ril)

 
Top