Parit Malintang-Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menargetkan menyelesaikan semua tender proyek fisik dengan pihak kontraktor pada akhir April 2018 untuk mengantisipasi dampak musim penghujan yang dapat mengganggu pengerjaan.

"Selama ini pembangunan fisik selalu terganggu oleh musim penghujan yang biasa terjadi pada akhir tahun," kata Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni di Parit Malintang, Selasa.

Ia mengatakan pembangunan fisik yang terganggu dapat berdampak pada pengerjaan yang melewati batas waktu yang ditentukan, misalnya kontrak dalam masa kerja hingga 30 Desember 2017 dikerjakan sampai awal 2018.

"Walaupun pengerjaan tersebut masih dapat dilakukan pada awal Januari 2018 karena adanya peraturan bupati, namun kita tidak ingin hal ini terjadi lagi," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya tender harus dilaksanakan dari akhir Januari hingga April agar tidak ada lagi pembangunan fisik di bulan November dan Desember 2018.

Percepatan pelaksanaan tender tersebut juga bertujuan tercapainya serapan anggaran 2018 mencapai 100 persen, dan hal itu sesuai dengan instruksi Presiden RI.

Untuk mencapai target tersebut, ia akan meningkatkan motivasi bagi seluruh kepala organisasi perangkat daerah dan mengangkat kepala definitif Dinas Pekerjaan Umum yang selama ini dipimpin oleh pelaksana tugas.

Ia menyebutkan tahun ini pihaknya mengalokasikan 60 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk pembangunan fisik dan non-fisik sedangkan sisanya digunakan untuk gaji pegawai.

Alokasi tersebut naik dari tahun lalu yang hanya 54 persen untuk pembangunan fisik dan non-fisik, sedangakan sisanya untuk gaji pegawai, ujar dia.

"Namun saya belum bisa menyebutkan nominal yang dialokasikan karena APBD 2018 kita masih pada tahap evaluasi," tambahnya. (*)

Sumber Antara
 
Top