Parit Malintang-Pascaterjadinya kesalahan rekap jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kini sedang menghimpun data tersebut dari pemerintah kabupaten dan kota di daerah itu. 

"Karena adanya kesalahan pada rekap maka kami menyurati pemerintah kabupaten dan kota untuk mengirimkan data PMKS di daerahnya masing-masing," kata Dinas Sosial Sumatera Barat (Sumbar), Abdul Gafar saat dikonfirmasi dari Parit Malintang, Kabupaten Padang pariaman, Rabu. 

Ia mengatakan dengan adanya data yang dikirimkan tersebut maka jumlah PMKS 2017 menjadi lebih valid. 

Pada data sebelumnya tercatat bahwa jumlah anak terlantar di provinsi itu pada 2017 berjumlah 51.672 orang atau turun 200 orang dari 2016 yakni 51.872 orang. 

Dari 51.672 anak terlantar tersebut, yang paling banyak terdapat di Kabupaten Padang Pariaman 34.655 orang, Sijunjung 9.266 orang, Pesisir selatan 1.357 orang. 

Kemudian Kabupaten Limapuluh Kota 1.300 orang, Kota Padang 834 orang, Agam 623 orang, Solok 672 orang, dan Kota Solok 463 orang. 

Kesalahan ditemukan pada data anak terlantar di Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 34.655 orang. 

"Jadi karena adanya kesalahan tersebut maka kami minta datanya ke pemerintah kabupaten dan kota," katanya. (*)



Sumber (Antaranews Sumbar) 
 
Top