Padang Pariaman, Terobos- Kecamatan Tapakis Kabupten Padang Pariaman menjadi  Pusal Latihan Sulaman Timbul. Pasalnya Sebanyak 70 orang perempuan asal kecamatan Ulakan Tapakis mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) sulaman timbul guna meningkatkan kemampuan pengrajin di kawasan sentra industri sulaman daerah itu.

kepala seksi Penyelenggara Diklat, Balai Diklat Industri Padang Sri Mulyati memilih kecamatan Ulakan Tapakis karena  memiliki potensi. Ia menyebutkan adanya potensi industri mukena bersulam di Kecamatan Ulakan Tapakis karena di daerah itu merupakan daerah cagar budaya yaitu terdapat Makam Syekh Burhanuddin yang ramai dikunjungi masyarakat sebagai pusat wisata religi Sumbar.
Dengan ramainya wisatawan yang datang ke daerah itu dapat dimanfaatkan warga setempat untuk memproduksi dan menjual perlengkapan shalat seperti mukena, dan industri ini akan menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.
Agar sulaman pada mukena yang dihasilkan menarik minat pembeli maka pengrajin harus memiliki keterampilan yang baik dalam menyulam. Karena itulah diperlukan pelatihan yang pesertanya berasal dari Kecamatan Ulakan Tapakis.
Sebanyak 70 perempuan asal kecamatan Tapakis dilibatkan dalam pelatihan sulaman. Tujuannya agar perempuan Padang pariaman bisa membuat sulaman yang bernilai ekonomi tinggi sehingga bisa menunjang mata pencarian dan menunjang ekonomi masyarakat dan rumah tangga.

Ia mengatakan ada tiga paket yang dilaksanakan pada pelatihan itu yaitu pelatihan sulaman, ujian kompetensi, dan penempatan.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 18 hari mulai 23 Januari hingga 9 Februari 2018 dan peserta akan diberi sertifikat mengikuti pelatihan.  Selain itu juga akan diberi sertifikat lulus kompetensi dari balai diklat sehingga bisa digunakan untuk mencari pekerjaan pada perusahaan konveksi dan lainnya," kata dia. (Ms)
 
Top