Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sedang menjelaskan prospek investasi di Sumbar saat berada di Belanda (25/5). (foto: Deny R/SERUJI)
PADANG, Padang Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, segera memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) setelah usulan pendirian unit pengelola teknis daerah itu disetujui provinsi dengan cakupan wilayah kerja untuk enam kabupaten/kota.
“Wilayah BLK dan peternakan yang direncanakan ini memiliki cakupan Solok Selatan, Kabupaten Solok, Kota Solok, Dharmasraya, Sijunjung dan Sawahlunto. Selain latihan kerja juga akan ada pelatihan peternakan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Solok Selatan, Basrial di Padang, Kamis (2/11).
Kepastian pendirian BLK di Solok Selatan, setelah usulan pemerintah setempat disetujui oleh Pemprov Sumbar.

“Usulan ke provinsi untuk pembentukan UPTD Disnakertrans berupa BLK telah memenuhi syarat, dan disetujui untuk didirikan,” tambahnya.
Dan pendirian BLK ini, telah sesuai dengan Permendagri No.12/2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan UPTD.
Setelah turunnya persetujuan ini, langkah Pemkab Solok Selatan selanjutnya adalah merancang pendirian BLK sebagai tempat pelatihan tenaga kerja di Solok Selatan. BLK yang akan didirikan dirancang berstandar nasional.
Terkait pendirian BLK, daerah diminta untuk menyediakan tanah. Jika tanah telah tersedia, pemerintah pusat siap untuk memberikan dananya untuk pembangunan BLK tersebut.
“Mudah-mudahan bisa dianggarkan untuk penyediaan tanahnya di APBD 2018 Solok Selatan. Setelah lahan rampung, pusat siap kucurkan anggaran untuk pembangunan fisik dan peralatannya,” ujarnya.
“Proposal sudah kami ajukan ke pusat,” lanjutnya.
Di lahan seluas lima hektare tersebut, jelas Basrial, BLK ini akan menjadi sebuah kawasan dengan fasilitas latihan kerja yang lengkap, mulai dari pertukangan, perbengkelan, hingga pariwisata dan tata boga serta peternakan.
“Jadi bukan satu latihan kerja saja, tapi banyak. Ini perlu kerja sama OPD lainnnya,” ujarnya.
Anggota DPRD Solok Selatan, Sholihin mendukung rencana Disnakertrans dalam pendirian BLK tersebut “Sudah semestinya Solok Selatan memiliki BLK sendiri. Dengan adanya BLK sendiri, kita yakin pelatihan-pelatihan tenaga kerja untuk generasi muda bisa lebih optimal,” kata politisi PKS ini.
“Ini peluang kita untuk mengambil dana pusat untuk pembangunan BLK ini. Rugi besar jika tidak kita dukung dalam hal penyediaan anggaran untuk tanahnya,” tambahnya. (Ant/SU01)
 
Top