Solsel-Surau ini memiliki keunikan tersendiri diantara tempat ibadah umat muslim lainnya, sebab memiliki menara yang dapat melihat sekeliling kampung adat Nagari Saribu Rumah Gadang. Hal ini yang menjadikan namanya Surau Menara.

Memiliki menara yang tingginya sekitar 13 m dengan tiang kayu dan puncaknya yg masih asli. Telah berdiri sejak awal abad ke-20 sekitar tahun 1900.

Dulu, surau ini terbuat dengan dinding kayu dan atap ijuk. Kini telah diganti dengan batu bata dan seng. Meski demikian keasliannya masih terlihat pada atap kedua hingga puncaknya.

Dikutip dari @infosolsel, menurut sejarah dan kisah yang diutarakan oleh Datuak salah satu Rumah Gadang, surau ini banyak melahirkan tokoh-tokoh Minangkabau diantaranya Bapak Proklamator sekaligus Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta pernah mengenyam pendidikan agama Islam di surau ini

Jika dilihat dari sejarahnya, surau ini masuk katagori bangunan cagar budaya dan tentunya harus dilindungi. Surau ini juga masuk bagian adegan dalam film Di Bawah Lindungan Ka'bah yg diangkat dari novel karya Buya Hamka.

Lokasinya masih di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagau, Kabupaten Solok Selatan.

Mengunjungi Solok Selatan tidak lengkap bila tidak berkunjung ke Surau Menara yang ikonik dan mempesona ini. Apalagi para pencinta heritage. Rugi deh kalo gk ke sini. Wisata sejarah dan wisata religi.

Note: tidak semua orang bisa naik ke menara harus izin. Hanya bisa satu orang bisa ke puncaknya Karena tempatnya sempit. Terpenting karena tempat ibadah tentu untuk umat muslim saja.(web/men)
 
Top