Solsel-Dalam upaya meningkatkan pelayanan pendidikan, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Al Fath di Solok Selatan, melaksanakan pelatihan menjadi “guru hebat” bagi ustadz dan ustadzah yang menjadi tenaga pendidik di sekolah tersebut, Kamis, (13/7).

Pengurus Yayasan Al-Fath, Milda Yeni mengatakan, kegiatan pelatihan untuk tenaga pendidik ini terus menerus dilakukan guna meningkatkan SDM dan pemahaman tenaga pendidik tentang pendidikan Islam terpadu."Keteladanan, akhlak, dan profesionalitas merupakan bagian yang harus dimiliki oleh tenaga pendidik pada sekolah Islam Terpadu. Dan itu harus terus dijaga dan ditingkatkan," ungkapnya.

Ia menambahkan, pada 2018 merupakan pertamakalinya SDIT Al Fath akan mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN)."Mudah-mudahan ada hasil terbaik bagi sekolah ini pada lomba 3 mata pelajaran tersebut," harapnya.

Saat ini, sekolah dengan program unggulan tahfidz quran ini memiliki 9 rombel dengan siswa 195 siswa, dengan kelas tertinggi adalah kelas 5 SD, dengan tenaga pengajar dan tenaga Tata Usaha berjumlah 19 orang.Menurut Kepala Sekolah, Dina Chintya Sari, tahun ini saja mendaftar sebanyak 73 orang, sedangkan penerimaan hanya 50 orang."Mohon maaf, semua pendaftar tidak bisa terima karena keterbatasan yang kami miliki,"ungkapnya.

Narasumber dalam pelatihan tersebut, Praktisi SDIT, Firdaus Firman, menyampaikan, tentang peran guru yang begitu dominan dalam pembentukan karakter anak didik. Guru memegang peran vital dalam menentukan karakter anak didik.

Ditambahkannya, seorang guru berperan sebagai ulama, orang yang cerdas, profesional, Murobbi, tuut memotivasi dan bersahabat, sehingga anak-anak merasa nyaman dan bersemangat dalam aktifitas belajar mengajar dan menjadi panutan banyak orang.


"Guru juga mengajarkan keteladanan yang akan ditiru oleh anak didiknya. Jadi jangan berhenti untuk terus menjaga dan memperbaiki diri menjadi lebih baik. Bukan hanya baik secara keilmuan,tetapi juga baik secara spritualitas," terangnya. sumber web .(*)
 
Top