Solsel-Mahasiswi pascasarjana (S2) Jurusan Kajian Pariwisata Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan penelitian pariwisata di Kabupaten Solok Selatan.

“Kami tertarik untuk melakukan penelitian pariwisata di Solok Selatan karena potensi yang dimiliki oleh kabupaten ini,” ujar Fondina Gusriza (iza) Peneliti Pariwisata Pascasarjana UGM.

Ia adalah putri daerah asli Solok Selatan yang sedang melanjutkan studinya di UGM. “Saya ingin mengembangkan pariwisata Solok Selatan,” tuturnya.

Untuk semakin melengkapi penelitian tersebut Iza bekerjasama dengan Penggiat Pariwisata Nasional, Sigit Setiawan dan Kontributor dan Fotografer Majalah Maskapai Penerbangan, Heru Hendarto.

Pada penelitian tersebut bertujuan untuk melakukan pemetaan lokasi wisata yang ada di Kecamatan KPGD, Sungai Pagu, dan Pauh Duo.

“Namun tidak menutup kemungkinan akan kami perluas sampai ke Goa Batu Kapal,” tambah alumnus SMPN 1 Solok Selatan ini.

Setelah dilakukan pemetaan, nanti akan dibuatkan perencanaan sebuah kawasan wisata yang terintegrasi antar obyek wisata tersebut.

“Jadi ada tiga jenis wisata yang akan di teliti yaitu wisata alam, wisata budaya atau sejarah, dan wisata buatan,” jelasnya.

Sebagai wisata budaya dipilih Kawasan Saribu Rumah Gadang dan Istano Rajo Balun. “Untuk wisata buatan dipilih Hot Water Boom dan Kawasan Balun. Dan wisata alam berupa persawahan dan air terjun,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa penelitian tersebut akan ia pergunakan untuk thesis dan hasilnya dilanjutkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan sebagai perbandingan pengembangan pariwisata di Solok Selatan.(web/men)
 
Top