SOLOK SELATAN,TEROBOS-Bejat betul kelakukan “ON” (30), pria beristri seorang mekanik di salah satu bengkel warga Sungai Langkitang, Nagari Lubuak Gadang Timur, Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat tega cabuli tetangganya sendiri yang masih di bawah umur.

Akibat dari perbuatannya, pelaku sekarang mendekam di jeruji besi Polres Solsel untuk mempertanggung jawabkan kelakuannya.

Dari informasi yang dirangkum, korban “AZN” (17), merupakan pelajar di salah satu SMA di Solsel ini. Mengaku, telah sering dicabuli pelaku saat situasi rumahnya dalam keadaan sepi.

Kapolres Solsel, AKBP Ahmad Basahil, didampingi Kasat Reskrim, AKP Doni Arianto kepada wartawan, Selasa (25/10/2016) menjelaskan, terungkapnya perlakuan bejat pelaku ini diawali tertangkap tangannya pelaku tengah berbuat cabul di rumah korban oleh salah seorang keluarga korban. 

“Saat itu pelaku berusaha menindih tubuh korban yang tengah tertidur. Diketahui perlakuan terhadap korban, pelaku langsung kabur,” katanya.

Tak terima perlakuan pelaku terhadap korban, pihak keluarga langsung melaporkan pelaku ke Mapolres Solok Selatan. Mendapati laporan tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polres Solsel langsung bergerak melakukan penangkapan.

“Tersangka merupakan daftar DPO sebab di 2014 pernah melakukan cabul terhadap Keponakan yang dibawah umur. Sebelum melakukan penangkapan petugas telah mengumpulkan keterangan korban dan saksi-saksi,” jelasnya. 

Pelaku berhasil diamankan tak jauh dari tempat pelaku bekerja. Namun, saat penggrebekan sempat terjadi kejar-kejaran dengan petugas.

“Ditenggarai korban akan melakukan perlawanan. Karena, saat dilakukan penangkapan pelaku membawa obeng. Melihat keberadaan anggota yang banyak korban melarikan diri ke arah persawahan,” tuturnya.
Terjadi kejar-kejaran di persawahan antara pelaku dan petugas. Alhasil, pelaku pun berhasil diamankan oleh petugas setelah sempat bergumul di area persawahan.

Saat ini lanjut Basahil, pelaku telah diamankan di Mapolres Solsel. Dari keterangan pelaku perlakuan cabul ini telah terjadi berulang kali saat rumah korban dalam kondisi sepi.

“Sementara dari keterangan korban, pelaku sering mendatanginya dan berbuat tak senonoh. Bahkan, pelaku juga melakukan pengancaman. Selain itu, memberikan janji manis kepada korban untuk dinikahi,” paparnya.
Dari keterangan masyarakat sekitar, juga didapat informasi jika prilaku pelaku ini banyak menyimpang. Keseharian pelaku juga sering dipergoki tengah mengintip orang lagi tidur dan mandi.

Pelaku terancam melanggar pasal 76 e junto 82 UU No.35 Tahun 2014 perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman penjara 15 tahun penjara.(*)
 
Top